Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bangil menggelar rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026. Berbagai kegiatan keagamaan, sosial, pendidikan, seni, dan pemberdayaan masyarakat disiapkan mulai 4 Oktober hingga 14 November 2026.
Mengusung semangat “Santri Berdaya, Indonesia Jaya”, rangkaian kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat peran santri dan Nahdlatul Ulama dalam menjaga tradisi pesantren, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Berdasarkan jadwal yang dirilis PCNU Bangil, kegiatan pembuka dilaksanakan pada 4 Oktober 2026 melalui pengukuhan dan pembaiatan anggota Pencak Silat Pagar Nusa PCNU Bangil. Selanjutnya, sejumlah kegiatan digelar oleh badan otonom, lembaga, dan unsur organisasi di lingkungan NU Bangil.
Berbagai agenda turut memeriahkan peringatan HSN tahun ini, di antaranya Munaqosah, Qasidah Rebana Klasik dan Cipta Senam Kreasi, ziarah makam wali, muassis, dan muharik NU, seleksi tilawatil Qur’an, workshop seni rupa, serta kegiatan gerak dan lagu.
Puncak peringatan Hari Santri Nasional 2026 dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 22 Oktober 2026, melalui kegiatan Apel Hari Santri Nasional di halaman perkantoran PCNU Bangil. Apel ini menjadi salah satu agenda utama untuk meneguhkan semangat perjuangan, nasionalisme, dan pengabdian santri kepada agama, masyarakat, dan negara.
Pada tanggal yang sama, PCNU Bangil juga menjadwalkan kegiatan donor darah, layanan sertifikasi halal dan Nomor Induk Berusaha (NIB) gratis, serta layanan konsultasi dan pengurusan tanah wakaf di lingkungan PCNU Bangil. Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa peringatan Hari Santri tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga diarahkan untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Rangkaian kegiatan berlanjut dengan khataman Al-Qur’an massal pada 23 Oktober, khataman dan istighosah kubro pada 24 Oktober, serta bahtsul masail pada 25 Oktober 2026. Selain itu, pameran karya seni rupa dijadwalkan berlangsung pada 28–31 Oktober 2026.
Memasuki November, kegiatan dilanjutkan dengan bersih-bersih masjid, Olimpiade Aswaja An-Nahdliyah, Pesantren Tangguh Bencana (PESTANA), madrasah amil dan sosialisasi koinisasi, serta seminar pendidikan yang dijadwalkan pada 14 November 2026.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, PCNU Bangil mengajak seluruh warga Nahdliyin, kalangan pesantren, pelajar, santri, dan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menyemarakkan Hari Santri Nasional 2026.
Semangat Hari Santri diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi terus diwujudkan melalui penguatan nilai-nilai keislaman, akhlak mulia, kepedulian sosial, kecintaan terhadap tanah air, serta peningkatan kontribusi santri dalam menghadapi tantangan zaman.
Dengan semangat “Bersama Santri NU, untuk Negeri”, peringatan Hari Santri Nasional 2026 di lingkungan PCNU Bangil diharapkan menjadi sarana mempererat ukhuwah, merawat tradisi Ahlussunnah wal Jamaah, dan memperkuat komitmen bersama untuk membangun Indonesia yang lebih maju dan berkeadaban.



Posting Komentar