Prosesi pelantikan pengurus baru Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bangil masa khidmat 2026-2031 berlangsung dengan penuh khidmat dan sakral. Acara yang digelar di Gedung Graha NU, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan pada hari Ahad, 7 Juni 2026 ini tercatat sebagai momen bersejarah karena dihadiri langsung oleh dua pimpinan tertinggi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Hadir secara langsung dalam kesempatan tersebut ialah Rois Aam PBNU, K.H. Miftahul Ahyar, dan Ketua Umum PBNU, K.H. Yahya Cholil Staquf. Kehadiran keduanya memberikan semangat dan arahan strategis bagi pergerakan NU di tingkat cabang ke depannya.
Dalam sambutannya, K.H. Miftahul Ahyar menekankan makna mendalam dari prosesi pembaiatan yang dilakukan. Menurut beliau, pelantikan bukan sekadar seremonial belaka, melainkan momen peningkatan energi spiritual dan kesungguhan kader dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.
"Baiat ini adalah bentuk kesungguhan. Kita butuh energi spiritual yang kuat untuk menghadapi rintangan dan dinamika zaman," tegas K.H. Miftahul Ahyar.
Sementara itu, Ketua Umum PBNU, K.H. Yahya Cholil Staquf, menyoroti besarnya potensi warga NU yang mencapai 57,2% dari total populasi Indonesia pada tahun 2024. Beliau memberikan arahan konkret agar PCNU Bangil mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui beberapa program prioritas:
1. Akselerasi Kaderisasi: Segera mereaktivasi pelatihan kader yang sempat vakum selama masa kepengurusan sementara.
2. Digitalisasi Data: Mengembangkan dan memaksimalkan platform Dikdaya NU (Digitalisasi Data dan Layanan NU) hingga ke tingkat ranting terkecil.
3. Afiliasi Pesantren: Mengintegrasikan 67 pesantren yang ada di wilayah Bangil ke dalam sistem database nasional PBNU.
Menanggapi arahan dari PBNU, Ketua PCNU Bangil, H. Edi Suprianto, menyatakan kesiapan penuh seluruh pengurus untuk menjalankan amanah. Dengan modal dasar 2.500 kader yang tersebar di 6 Majelis Wakil Cabang (MWC), PCNU Bangil siap bergerak cepat.
"Kami siap melaksanakan instruksi dari PBNU. Segera setelah ini, kami akan menggelar Musyawarah Kerja untuk mematangkan program kerja," ujar H. Edi Suprianto.
Adapun program unggulan yang akan segera digulirkan meliputi:
- Penguatan Dakwah: Fokus pada pemberdayaan dai muda agar lebih kreatif dan inovatif.
- Pendidikan & Kesehatan: Peningkatan kualitas layanan dan fasilitas di bidang sosial-keumatan.
- Kemandirian Ekonomi: Pengembangan Badan Usaha Milik NU (BUMNU), yang ditandai dengan peluncuran produk air mineral bermerek sendiri sebagai langkah awal.
Dengan dilantiknya pengurus baru, diharapkan roda organisasi PCNU Bangil dapat bergerak lebih dinamis, modern, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Posting Komentar